Jumat (15/11) suasana SMP IT Ar Raihan tampak riuh. Sejak pukul 7 pagi,
para siswa Kelas VII berkumpul dan bersiap-siap mengikuti Ibadah Camping
(I-Camp). I-Camp yang ditujukan para siswa Kelas VII tersebut merupakan
hajat tahunan bidang kesiswaan di sekolah yang terletak di Jalan
Purnawirawan 114, Bandarlampung. Rencananya, I-Camp dilaksanakan selama
tiga hari (15--17 November 2013) di Taman Wisata Wira Garden. Siswa
kelas VII yang mengikuti I-Camp terdiri atas Kelas Abu Bakar Ash
Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Afwan, dan Ali bin Abi Thalib.
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah
menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak
Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII
taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta
bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan
siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya.
Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan
sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut
hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap
memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam
sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti
dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak
hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas
VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil
mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater
panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah
untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor.
Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus
milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan
pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan
para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri.
Tak lama dari itu,
pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang
ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013.
[]
Ruang Imaji
Sabtu, 30 November 2013
SMP IT Ar Raihan Adakan I-Camp 2013
Jumat (15/11) suasana SMP IT Ar Raihan tampak riuh. Sejak pukul 7 pagi,
para siswa Kelas VII berkumpul dan bersiap-siap mengikuti Ibadah Camping
(I-Camp). I-Camp yang ditujukan para siswa Kelas VII tersebut merupakan
hajat tahunan bidang kesiswaan di sekolah yang terletak di Jalan
Purnawirawan 114, Bandarlampung. Rencananya, I-Camp dilaksanakan selama
tiga hari (15--17 November 2013) di Taman Wisata Wira Garden. Siswa
kelas VII yang mengikuti I-Camp terdiri atas Kelas Abu Bakar Ash
Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Afwan, dan Ali bin Abi Thalib.
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya. Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor. Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri. Tak lama dari itu, pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013. []
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya. Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor. Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri. Tak lama dari itu, pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013. []
SMP IT Ar Raihan Adakan I-Camp 2013
Jumat (15/11) suasana SMP IT Ar Raihan tampak riuh. Sejak pukul 7 pagi,
para siswa Kelas VII berkumpul dan bersiap-siap mengikuti Ibadah Camping
(I-Camp). I-Camp yang ditujukan para siswa Kelas VII tersebut merupakan
hajat tahunan bidang kesiswaan di sekolah yang terletak di Jalan
Purnawirawan 114, Bandarlampung. Rencananya, I-Camp dilaksanakan selama
tiga hari (15--17 November 2013) di Taman Wisata Wira Garden. Siswa
kelas VII yang mengikuti I-Camp terdiri atas Kelas Abu Bakar Ash
Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Afwan, dan Ali bin Abi Thalib.
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya. Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor. Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri. Tak lama dari itu, pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013. []
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya. Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor. Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri. Tak lama dari itu, pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013. []
SMP IT Ar Raihan Adakan I-Camp 2013
Jumat (15/11) suasana SMP IT Ar Raihan tampak riuh. Sejak pukul 7 pagi,
para siswa Kelas VII berkumpul dan bersiap-siap mengikuti Ibadah Camping
(I-Camp). I-Camp yang ditujukan para siswa Kelas VII tersebut merupakan
hajat tahunan bidang kesiswaan di sekolah yang terletak di Jalan
Purnawirawan 114, Bandarlampung. Rencananya, I-Camp dilaksanakan selama
tiga hari (15--17 November 2013) di Taman Wisata Wira Garden. Siswa
kelas VII yang mengikuti I-Camp terdiri atas Kelas Abu Bakar Ash
Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Afwan, dan Ali bin Abi Thalib.
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya. Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor. Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri. Tak lama dari itu, pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013. []
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya. Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor. Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri. Tak lama dari itu, pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013. []
SMP IT Ar Raihan Adakan I-Camp 2013
Jumat (15/11) suasana SMP IT Ar Raihan tampak riuh. Sejak pukul 7 pagi,
para siswa Kelas VII berkumpul dan bersiap-siap mengikuti Ibadah Camping
(I-Camp). I-Camp yang ditujukan para siswa Kelas VII tersebut merupakan
hajat tahunan bidang kesiswaan di sekolah yang terletak di Jalan
Purnawirawan 114, Bandarlampung. Rencananya, I-Camp dilaksanakan selama
tiga hari (15--17 November 2013) di Taman Wisata Wira Garden. Siswa
kelas VII yang mengikuti I-Camp terdiri atas Kelas Abu Bakar Ash
Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Afwan, dan Ali bin Abi Thalib.
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya. Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor. Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri. Tak lama dari itu, pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013. []
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya. Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor. Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri. Tak lama dari itu, pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013. []
SMP IT Ar Raihan Adakan I-Camp 2013
Jumat (15/11) suasana SMP IT Ar Raihan tampak riuh. Sejak pukul 7 pagi,
para siswa Kelas VII berkumpul dan bersiap-siap mengikuti Ibadah Camping
(I-Camp). I-Camp yang ditujukan para siswa Kelas VII tersebut merupakan
hajat tahunan bidang kesiswaan di sekolah yang terletak di Jalan
Purnawirawan 114, Bandarlampung. Rencananya, I-Camp dilaksanakan selama
tiga hari (15--17 November 2013) di Taman Wisata Wira Garden. Siswa
kelas VII yang mengikuti I-Camp terdiri atas Kelas Abu Bakar Ash
Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Afwan, dan Ali bin Abi Thalib.
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya. Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor. Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri. Tak lama dari itu, pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013. []
Poin terpenting yang menjadi tolok ukur pelaksanaan I-Camp ialah menjadikan Allah sebaik-baiknya penolong dengan meneladani akhlak Rasulullah. "Melalui I-Camp, berusaha mewujudkan para siswa Kelas VII taat pada Allah, mandiri, disiplin, jasadiyah yang kuat, serta bertanggung jawab," papar Ketua Pelaksana I-Camp, Hernawan.
Panitia yang dikerahkan dalam kegiatan I-Camp meliputi para guru dan siswa yang terpilih dari masing-masing ekstrakurikuler yang digelutinya. Ada sekitar 21 panitia guru dan staf, juga 30 siswa yang turut andil, meliputi panitia teknis dan mentor.
Sekitar satu minggu sebelum pemberangkatan, panitia mengadakan sosialisasi I-Camp terhadap orang tua siswa. Para orang tua menyambut hangat kegiatan positif untuk putra-putrinya dengan syarat tetap memerhatikan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Dalam sosialisasi I-Camp itu juga dibahas barang bawaan siswa yang mesti dipersiapkan, baik individu, maupun kelompok. Ternyata I-Camp tidak hanya diwajibkan bagi para siswa Kelas VII saja, melainkan siswa Kelas VIII yang sebelumnya berhalangan turut serta kegiatan.
Proses pemberangkatan para siswa menuju lokasi dilakukan cukup sederhana. Biasanya, para siswa terbiasa keluar-masuk mobil mewahnya, maka kali ini mereka menaiki mobil angkutan umum yang dicater panitia. Jumlah mobil angkutan umum disediakan sebanyak sepuluh buah untuk alokasi masing-masing kelompok didampingi guru dan panitia mentor. Barang bawaan para siswa diangkut truk. Sementara sisanya, menaiki bus milik yayasan. "Guru bersama siswa di angkot sebagai pendamping dan pengarah," tambah Hernawan sekaligus guru IPA kelas VII.
Sebelum keberangkatan ke bumi perkemahan, diadakan upacara pelepasan para peserta Ibadah Camping oleh Kepala SMP IT Ar Raihan, Zaiyad Namiri. Tak lama dari itu, pemberangkatan pun dimulai pukul 08.30 dengan sejuta harap terbaik yang ditanam orang tua dan guru yang melepas kepergian peserta I-Camp 2013. []
Langganan:
Komentar (Atom)